JAMBI, Newsline.id – Gubernur Jambi Al Haris menyoroti meningkatnya angka stunting di Provinsi Jambi dari 13,5 persen menjadi 17,1 persen. Ia meminta Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) bersama kader Posyandu memperkuat pendampingan terhadap ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak guna mempercepat penurunan angka stunting.
Arahan tersebut disampaikan Al Haris saat menghadiri Rapat Konsolidasi TP PKK Provinsi Jambi dan Rapat Kerja Tim Pembina Posyandu Provinsi Jambi di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan itu turut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hesnidar Haris serta para ketua TP PKK kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Al Haris menegaskan, TP PKK dan Posyandu memiliki peran strategis dalam mendukung program pemerintah daerah, terutama di bidang kesehatan, pendidikan, pemberdayaan perempuan, serta peningkatan kesejahteraan keluarga.
Menurutnya, jaringan kader PKK yang menjangkau hingga tingkat desa dan kelurahan menjadi kekuatan penting untuk mendeteksi serta mendampingi keluarga yang membutuhkan perhatian khusus, termasuk keluarga dengan anak berisiko stunting.
“PKK merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Mulai dari kesehatan, pendidikan anak hingga kemandirian ekonomi keluarga,” kata Al Haris.
Ia mengaku prihatin dengan meningkatnya angka stunting di Jambi. Karena itu, berbagai program dan intervensi yang telah dilaksanakan perlu dievaluasi agar lebih efektif dan benar-benar menjangkau keluarga sasaran.
“Saya tidak tahu di mana persoalan mendasarnya. Yang pasti, kalau ini kita biarkan, akan terlihat bahwa pemerintah daerah tidak banyak melakukan intervensi terhadap anak-anak stunting, termasuk ibu hamil dan menyusui,” ujarnya.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Al Haris meminta para kepala daerah beserta jajaran TP PKK kabupaten dan kota meningkatkan koordinasi dengan bidan, kader Posyandu, pemerintah kecamatan, hingga pemerintah desa.
Koordinasi lintas sektor dinilai penting agar kondisi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak dapat dipantau secara berkala. Dengan demikian, keluarga yang membutuhkan bantuan maupun penanganan khusus dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti.
Selain berfokus pada kesehatan ibu dan anak, Gubernur Jambi juga mendorong TP PKK memperkuat pemberdayaan ekonomi keluarga, pendidikan, ketahanan pangan, serta pemberdayaan perempuan melalui pelaksanaan 10 program pokok PKK.
Ia berharap seluruh jajaran TP PKK dan kader Posyandu semakin aktif menjalankan perannya di tengah masyarakat sehingga upaya peningkatan kesejahteraan keluarga berjalan seiring dengan percepatan penurunan stunting di Provinsi Jambi.
Editor : M. Abyan A








