Sertifikasi Tanah Wakaf Naik 206 Persen, Menteri Nusron Apresiasi Peran Nazir Lindungi Aset Umat

Sabtu, 6 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, NEWSLINE.ID – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengapresiasi meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mendaftarkan tanah wakaf. Peningkatan tersebut dinilai tidak lepas dari kontribusi para wakif dan nazir yang aktif mendorong percepatan legalisasi aset keagamaan di berbagai daerah.

Hal itu disampaikan Menteri Nusron saat menghadiri International Conference on Pesantren (ICOP) 2026 dan penyerahan sertipikat wakaf di Universitas Darunnajah, Jakarta, Sabtu (06/06/2026).

Menurutnya, perkembangan sertifikasi tanah wakaf menunjukkan tren yang signifikan dalam satu dekade terakhir. Jika pada 2015–2016 jumlah tanah wakaf yang telah terdaftar masih sekitar 100 ribu bidang, kini jumlah tersebut bertambah lebih dari 200 ribu bidang atau meningkat sekitar 206 persen.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peningkatan tersebut dinilai sebagai indikator tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk memberikan kepastian hukum terhadap aset wakaf agar manfaatnya dapat terus dirasakan dalam jangka panjang.

Menteri Nusron menjelaskan, sertifikasi tanah wakaf menjadi langkah penting untuk mencegah munculnya konflik kepemilikan di kemudian hari, terutama ketika nilai ekonomi tanah mengalami peningkatan akibat pembangunan infrastruktur maupun proyek pemerintah di sekitarnya.

Ia mencontohkan, di sejumlah wilayah terutama Pulau Jawa, kawasan yang terdampak pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) mengalami lonjakan nilai tanah yang cukup tinggi. Situasi itu kerap memicu sengketa atau klaim baru terhadap lahan yang sebelumnya telah diwakafkan namun belum memiliki legalitas kuat.

Karena itu, pemerintah terus mendorong para nazir untuk segera mengurus sertifikasi tanah wakaf sebagai bentuk perlindungan terhadap aset umat sekaligus memastikan pemanfaatannya tetap berjalan sesuai peruntukan.

Menteri Nusron berharap tren positif sertifikasi tanah wakaf terus meningkat sehingga semakin banyak aset keagamaan yang terlindungi secara hukum dan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan masyarakat luas. (*/Fer)

Editor : Riyanto

Berita Terkait

Kemnaker Manfaatkan Teknologi AI untuk Perkuat Analisis Pasar Kerja dan Rancang Pelatihan Berbasis Kebutuhan Industri
Pemerintah Percepat Sertipikasi Tanah MBR, Menteri Nusron: Manfaat Program Harus Dirasakan Secara Utuh
Wamen Ossy Lantik 78 Pejabat ATR/BPN, Tekankan Birokrasi Adaptif dan Berintegritas
ATR/BPN Pertahankan Opini WTP, Catat Prestasi 14 Kali Berturut-turut dari BPK RI
Menteri ATR/BPN Laporkan Realisasi Anggaran 2025 Capai 95,73 Persen dalam Raker bersama Komisi II DPR RI
Menteri ATR/BPN dan Menteri PKP Luncurkan Program Sertipikasi Gratis untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah
Sekjen ATR/BPN Targetkan Kinerja 2026 Capai 98 Persen, Kanwil dan Kantah Diminta Perkuat Evaluasi
Kementerian ATR/BPN dan Komisi II DPR RI Perkuat Reforma Agraria, Dorong Optimalisasi Peran Bank Tanah
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:00 WITA

Kemnaker Manfaatkan Teknologi AI untuk Perkuat Analisis Pasar Kerja dan Rancang Pelatihan Berbasis Kebutuhan Industri

Selasa, 21 Juli 2026 - 01:37 WITA

Pemerintah Percepat Sertipikasi Tanah MBR, Menteri Nusron: Manfaat Program Harus Dirasakan Secara Utuh

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:37 WITA

Wamen Ossy Lantik 78 Pejabat ATR/BPN, Tekankan Birokrasi Adaptif dan Berintegritas

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:08 WITA

ATR/BPN Pertahankan Opini WTP, Catat Prestasi 14 Kali Berturut-turut dari BPK RI

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:54 WITA

Menteri ATR/BPN Laporkan Realisasi Anggaran 2025 Capai 95,73 Persen dalam Raker bersama Komisi II DPR RI

Berita Terbaru