Wamen Ossy Tekankan Penguatan Integritas dan Tata Kelola Profesi Penilai Tanah

Senin, 23 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Newsline.id – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional, Ossy Dermawan, menekankan pentingnya peran profesi penilai dalam menjaga kredibilitas dan akuntabilitas sistem penilaian tanah nasional. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi pembicara dalam webinar nasional yang diselenggarakan Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI), Senin (23/02/2026).

Dalam forum bertema “Problematika & Dinamika Hukum bagi Posisi Strategis Profesi Penilai Indonesia” itu, ia menyebut organisasi profesi memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan standar, etika, dan kompetensi penilai tetap terjaga di tengah dinamika regulasi dan tantangan hukum yang terus berkembang.

Menurutnya, keberadaan MAPPI tidak hanya sebatas wadah berhimpun, tetapi juga menjadi pilar pembinaan sumber daya manusia di bidang penilaian. Peningkatan kapasitas dan penguatan integritas dinilai sebagai kunci menjaga kepercayaan publik terhadap hasil penilaian.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Webinar tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai institusi, antara lain perwakilan Kementerian Keuangan, Kejaksaan Agung Republik Indonesia, serta akademisi dari Universitas Sebelas Maret (UNS). Peserta kegiatan berasal dari anggota MAPPI dan kalangan umum di berbagai daerah.

Dalam paparannya, Wamen Ossy juga mengulas sejumlah persoalan yang kerap muncul dalam praktik penilaian, termasuk potensi kekeliruan serta risiko hukum yang dapat timbul. Ia mendorong para penilai untuk terus memperkuat mitigasi risiko dan memperdalam pemahaman regulasi agar setiap keputusan memiliki landasan teknis yang kuat.

Pemerintah, lanjutnya, berkomitmen untuk terus membenahi tata kelola penilaian melalui penyempurnaan kebijakan dan sistem yang semakin terintegrasi di lingkungan ATR/BPN.

Sementara itu, Ketua II Dewan Pimpinan Nasional MAPPI, Wahyu Mahendra, menyatakan pihaknya siap memperluas kolaborasi dengan berbagai lembaga, termasuk Kementerian Keuangan, OJK, ATR/BPN, Kejaksaan Agung, DPR RI, serta kalangan akademisi.

Ia menegaskan, penguatan kapasitas dan perlindungan profesi penilai tidak hanya berdampak bagi anggota, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga kepentingan publik serta menciptakan ekosistem penilaian yang profesional dan memiliki kepastian hukum. (Fer)

Editor : Feri

Berita Terkait

Kemnaker Manfaatkan Teknologi AI untuk Perkuat Analisis Pasar Kerja dan Rancang Pelatihan Berbasis Kebutuhan Industri
Pemerintah Percepat Sertipikasi Tanah MBR, Menteri Nusron: Manfaat Program Harus Dirasakan Secara Utuh
Wamen Ossy Lantik 78 Pejabat ATR/BPN, Tekankan Birokrasi Adaptif dan Berintegritas
ATR/BPN Pertahankan Opini WTP, Catat Prestasi 14 Kali Berturut-turut dari BPK RI
Menteri ATR/BPN Laporkan Realisasi Anggaran 2025 Capai 95,73 Persen dalam Raker bersama Komisi II DPR RI
Menteri ATR/BPN dan Menteri PKP Luncurkan Program Sertipikasi Gratis untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah
Sekjen ATR/BPN Targetkan Kinerja 2026 Capai 98 Persen, Kanwil dan Kantah Diminta Perkuat Evaluasi
Kementerian ATR/BPN dan Komisi II DPR RI Perkuat Reforma Agraria, Dorong Optimalisasi Peran Bank Tanah
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:00 WITA

Kemnaker Manfaatkan Teknologi AI untuk Perkuat Analisis Pasar Kerja dan Rancang Pelatihan Berbasis Kebutuhan Industri

Selasa, 21 Juli 2026 - 01:37 WITA

Pemerintah Percepat Sertipikasi Tanah MBR, Menteri Nusron: Manfaat Program Harus Dirasakan Secara Utuh

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:37 WITA

Wamen Ossy Lantik 78 Pejabat ATR/BPN, Tekankan Birokrasi Adaptif dan Berintegritas

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:08 WITA

ATR/BPN Pertahankan Opini WTP, Catat Prestasi 14 Kali Berturut-turut dari BPK RI

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:54 WITA

Menteri ATR/BPN Laporkan Realisasi Anggaran 2025 Capai 95,73 Persen dalam Raker bersama Komisi II DPR RI

Berita Terbaru