Jakarta, Newsline.id – Sekretaris Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dalu Agung Darmawan, memaparkan capaian realisasi program pertanahan sepanjang 2025 yang menunjukkan tren positif. Mayoritas output strategis berhasil direalisasikan sesuai target, bahkan beberapa di antaranya melampaui 100 persen.
Dalam Rapat Pimpinan (Rapim) yang digelar Rabu (14/01/2026) di Aula Prona Lantai 7 Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Dalu Agung menjelaskan bahwa dokumen persetujuan substansi RDTR kabupaten/kota dari volume efektif 55 terealisasi 35. Sementara itu, peta bidang tanah melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dari target 1.552.000 bidang tercapai 1.584.476 atau 102,06 persen.
Secara keseluruhan, capaian PTSL mencapai 99,87 persen. Penetapan tanah ulayat bahkan melampaui target dengan capaian 133 persen. Selain itu, penerbitan Surat Keputusan Redistribusi Tanah terealisasi 97,13 persen dan akses peta Zona Nilai Tanah mencapai 100 persen.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kinerja signifikan juga terlihat pada penerbitan tanah terlantar dan hasil pengendalian Hak Guna Usaha (HGU) yang mencapai 124 persen. Penanganan sengketa pertanahan mencatat capaian sangat tinggi, yakni 282,99 persen dari target yang ditetapkan.
Dari sisi anggaran, realisasi pagu efektif ATR/BPN tahun 2025 mencapai 95,73 persen dari total Rp6,40 triliun. Menurut Dalu Agung, angka tersebut mencerminkan kinerja pertanahan nasional yang berada di jalur positif serta berkontribusi terhadap peningkatan kepastian hukum dan tata kelola agraria.
Untuk tahun 2026, ATR/BPN mengelola pagu efektif sebesar Rp8,87 triliun dengan target serapan 98 persen dan masuk dalam 10 besar kementerian/lembaga dengan kinerja anggaran terbaik. Fokus utama diarahkan pada percepatan pelayanan, penguatan digitalisasi pertanahan, peningkatan kualitas data, serta penyelesaian tunggakan layanan.
Rapim tersebut dipimpin langsung oleh Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, serta dihadiri Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama, serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi se-Indonesia yang mengikuti secara luring dan daring. (Fer)
Editor : Feri









